Kantor Apple Baru Dirancang Mirip UFO

|
Apple merencanakan desain baru untuk markas mereka di Cupertino, California. Bentuknya disebut-sebut mirip 'kapal luar angkasa'.

Hal itu dikemukakan Steve Jobs di hadapan dewan kota Cupertino. "Ya, bentuknya agak mirip seperti ada kapal luar angkasa yang mendarat," kata Jobs.

Bangunan dengan bantuk melingkar, seperti donat, itu memiliki empat tingkat dengan bagian dalamnya sebuah taman hijau yang luas.

"Tak ada satu bagian kaca pun yang rata di gedung itu. Kami tahu bagaimana caranya membuat kaca terbesar di dunia untuk kebutuhan arsitektur," papar Jobs.

Gedung itu akan menempati area seluas kurang lebih 600 meter persegi. Ini akan menjadi bangunan baru melengkapi markas Apple di jalan 1 Infinite Loop, Cupertino.

Gedung itu bakal ditempati oleh 12.000 orang dalam satu bangunan. Jobs mengakui hal ini tidak lazim, namun ia yakin akan jadi hal yang baik.

"Kami sudah melihat perkantoran dengan banyak gedung, dan hal itu segera membuat bosan. Jadi kami ingin mencoba sesuatu yang lebih baik. Saya yakin kami punya kesempatan untuk membangun gedung kantor terbaik di dunia," tuturnya.


Selain gedung, lahan taman markas Apple akan dihuni oleh pepohonan, tanaman lokal dan kebun aprikot. Kebun buah ini secara khusus menjadi nostalgia masa kecil Jobs di Silicon Valley.

Sebagian besar tanah untuk bangunan ini dibeli Apple dari Hewlett Packard (HP). Satu lagi aspek nostalgia bagi Jobs, karena HP adalah tempat Jobs pertama kali magang.

Berikut adalah rancangan markas baru Apple seperti didapatkan Reuters dari Dewan Kota Cupertino:


Rancangan Markas Apple

Di bagian luar agaknya akan ada area yang bisa digunakan karyawan Apple untuk bersantai atau olahraga ringan seperti jogging atau Yoga.

Rancangan Markas Apple

Dari sudut di atas, nampak benar bentuk ala 'kapal luar angkasa' seperti sering ditampilkan di film-film Hollywood.

Rancangan Markas Apple

Tampak juga rancangan markas itu seandainya dilihat dengan citra satelit.

Rancangan Markas Apple

Bangunan yang didominasi kaca lengkung itu akan menerima banyak sinar matahari. (Detik/Reuters)

0 komentar:

Poskan Komentar

Next Prev
▲Top▲